Panitia mengunduh logo dari website perusahaan, menempelkannya di desain, dan semuanya tampak rapi di layar. Saat backdrop terpasang, tepi logo bergerigi dan hurufnya kabur. Tamu yang berfoto di depan backdrop membawa pulang logo buram itu di ponsel mereka.
Masalahnya ada di file, dan Anda bisa mencegahnya sebelum mengirim desain ke vendor.
Hitung kebutuhan piksel
Gambar digital tersusun dari piksel. Saat Anda memperbesar gambar, setiap piksel ikut membesar. Logo dari website umumnya berukuran 300 sampai 800 piksel. Di layar, ukuran itu cukup tajam.
Sekarang bayangkan logo 500 piksel dicetak selebar dua meter di backdrop. Dua meter sama dengan sekitar 79 inci. Artinya setiap inci bahan hanya mendapat sekitar 6 piksel. Mata Anda bisa melihat kotak-kotak piksel itu dari jarak beberapa meter.
Untuk cetak besar, pakai patokan berikut:
- Backdrop foto yang dilihat dari 1 sampai 3 meter: 100 sampai 150 piksel per inci pada ukuran asli.
- Backdrop panggung yang dilihat dari jauh: 50 sampai 72 piksel per inci pada ukuran asli.
Untuk backdrop selebar enam meter (sekitar 236 inci) pada 72 piksel per inci, Anda butuh gambar selebar sekitar 17.000 piksel. Foto latar dan ilustrasi perlu resolusi ini. Logo punya jalan yang lebih mudah.
Pakai logo vektor
Logo vektor tersusun dari garis dan kurva matematis. Anda bisa memperbesarnya sampai ukuran gedung tanpa kehilangan ketajaman. Format vektor yang umum:
- AI (Adobe Illustrator)
- EPS
- SVG
- PDF yang diekspor dari program vektor
Hati-hati dengan file AI atau PDF yang hanya berisi gambar JPG di dalamnya. Cara mengeceknya: perbesar logo sampai 800 persen di layar. Kalau tepinya tetap mulus, file itu vektor. Kalau mulai berbentuk kotak-kotak, file itu masih gambar piksel.
Kalau perusahaan Anda tidak punya logo vektor, tanyakan ke bagian humas atau agensi yang dulu membuat logo. Brand guideline perusahaan biasanya menyertakan file ini.
Ubah teks menjadi kurva
Kalau desain Anda memakai font yang tidak terpasang di komputer vendor, program desain akan menggantinya dengan font lain. Hasilnya, judul acara Anda tercetak dengan huruf yang berbeda. Sebelum mengirim, ubah semua teks menjadi kurva (Create Outlines di Illustrator, Convert to Curves di CorelDRAW), atau kirim file font bersama desain.
Warna di layar dan di bahan
Layar menampilkan warna dengan cahaya merah, hijau, dan biru (RGB). Mesin cetak memakai tinta cyan, magenta, kuning, dan hitam (CMYK). Beberapa warna terang di layar, seperti biru elektrik dan hijau neon, tidak bisa dicapai tinta CMYK dan tercetak lebih kusam.
Kalau warna logo harus tepat, kirim kode CMYK atau Pantone dari brand guideline perusahaan. Untuk acara besar, minta vendor mencetak potongan contoh warna sebelum mencetak seluruh backdrop.
Sisakan area aman
Rangka, lipatan, dan mata ayam memakan beberapa sentimeter di setiap tepi backdrop. Jangan letakkan logo atau teks penting terlalu dekat ke tepi. Tanyakan ke vendor berapa sentimeter area aman yang mereka butuhkan, lalu tambahkan ke ukuran desain.
Daftar cek sebelum kirim
- Ukuran file sama dengan ukuran asli backdrop (atau skala yang disepakati).
- Logo dalam format vektor dan lolos uji perbesar 800 persen.
- Foto latar punya resolusi cukup untuk jarak pandang tamu.
- Semua teks sudah diubah menjadi kurva.
- Warna penting memakai kode CMYK atau Pantone.
- Elemen penting berada di dalam area aman.
Ragu dengan file Anda? Kirim ke Foras Media bersama ukuran backdrop yang Anda butuhkan, dan tanyakan apakah logo dan foto Anda cukup tajam sebelum produksi dimulai.
